Kamis, 23 April 2009

Antara Hidup dan Mati

اعمل لدنياك كأنك تعيش ابدً واعمل لأخرتك كأنك تموت غدًا
bekerjalah untuk duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya dan beramallah untuk akhiratmu seakan-akan kamu mati esok hari. (mahfuzhah)
diatas merupakan kata-kata motivasi yang harus dijadikan motto umat islam dalam beramal dan bekerja. anjuran untuk senantiasa gigih mencari penghidupan yang layak didunia; yaitu berinteraksi dengan manusia sebagai makhluk sosial secara baik, mencari karunia Allah dimuka bumi seperti rezeki, menjalankan amanah sebagai khalifah Allah dimuka bumi. islam secara eksplisit dan implisit menerangkan adanya keseimbangan antara hidup dan mati (duniawi dan ukhrawi). sementara beramal untuk akherat dalam artian bahwa setiap diri kita pasti dan terbukti akan menemukan kematian. pristiwa itu merupakan saat yang menegangkan bagi yang meninggal dan yang ditinggalkan. saat itu amal manusia selama di dunia mulai diperhitungkan dan tertutup pintu taubat melainkan hanya tiga perkara yang bisa membantu; yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak yang shaleh. untuk itu terlanjur masih hidup normal maka kita diingatkan akan kehidupan setelah mati, seakan-akan kita diberikan kesempatan terakhir untuk beribadah karena besok hari boleh jadi masih hidup dan boleh jadi mati..

Tidak ada komentar: